Rezeki itu luas, seluas prasangka baikmu.



Saya pernah baca kalimat dari Rintik Sedu, katanya:


"Hidup itu kuncinya yakin. Jangan melihat sesuatu yang besar sebagai sesuatu yang mustahil. Jangan pernah bilang, 'ah mahal banget, aku ga akan bisa beli'. Jangan juga bilang 'ah ga mungkin kejadian'. Jangan suudzon sama Allah, jangan suudzon sama usaha sendiri. Kalau yakin, pasti dikasih".

Dari situ saya yakin, prasangka yang baik ternyata mampu menentukan arah hidup. Karena setiap kita adalah apa yang kita pikirkan. Kalau kita berpikir diri kita dalam gambaran yang positif, sukses, menyenangkan dan bahagia maka itulah yang akan menjadi realitas diri kita.

 

Apa yang ada dipikiranmu akan mnedorongmu untuk berbuat demikian juga, saya mau bisa bantu banyak orang, saya mau punya rezeki yang cukup untuk beli apapun yang saya mau. Terlepas dari semua itu, jangan lupa kalau rezeki tidak selalu berbentuk uang. 

 

Kata ibu, setiap kali uangmu keluar maka berpikirlah bahwa ia akan kembali bersama teman-temannya. Entah kembali dalam bentuk uang, kesehatan, atau kebahagiaan.

 

 Rezeki yang baik terkadang datang dari perbuatan yang baik, apabila kamu berkontribusi banyak dihidup orang lain, Tuhan juga akan berkontribusi lebih banyak dalam memberikan yang terbaik untukmu. Sedekah tidak akan membuatmu miskin. Saya juga belum pernah melihat orang miskin karena sedekah. Yang ada malah menurut survey, ketika kamu mengahbiskan uangmu untuk membatu orang lain justru hal itu akan memberikamu kebahagiaan yang berlipat ganda. 

 

Maka, setiap kali dapat rezeki dalam bentuk apapun jangan lupa kamu sisihkan  hak orang lain untuk dibagi. Agar syukurmu bertambah, agar bahagiamu merambah.

 

Percaya akan kemampuan diri sendiri, memberikan kesempatan pada diri sendiri untuk mencapai versi terbaiknya. Memberikan ruang pada diri sendiri untuk mewujudkan  diri untuk jadi yang lebih baik

 

Pernah denger kalimat yang isinya begini? "Aku (Allah) berdasarkan prasangka hamba-Ku". Apa yang pikirin akan jadi refleksi bagi diri mungkin inilah sebab kenapa kita harus berprasangka baik terhadap Tuhan dan diri sendiri. Tentang afirmasi positif yang harus disampaikan ke diri sendiri, tentang "aku pasti bisa", tentang "apapun yang aku usahakan pasti sampai”, tentang “doaku pasti kembali dalam bentuk yang lebih baik”.

 


Komentar

Postingan Populer